新闻是有分量的

Berburu baju Lebaran di Thamrin市

2016年6月20日下午4:44发布
更新时间2016年6月20日下午4:44

Busana模型'syar'i'dengan gamis dan jilbab yang panjang banyak diminati masyarakat jelang lebaran tahun 2016 ini。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler.com

Busana模型'syar'i'dengan gamis dan jilbab yang panjang banyak diminati masyarakat jelang lebaran tahun 2016 ini。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler.com

印度尼西亚雅加达 - Puasa sudah setengah jalan。 Setengah bulan lagi,Hari Raya Idul Fitri akan tiba。 Salah satu仪式yang sering dilakukan sebelum Lebaran adalah belanja baru baru untuk dikenakan dalam acara keluarga di hari raya nanti。

Salah satu tempat belanja baju lebaran yang diminati warga ibu kota adalah di Thamrin City。 Letaknya yang berada di tengah-tengah Jakarta membuat akses ke pusat perbelanjaan ini menjadi mudah。 Selain itu,di sini juga menyediakan berbagai kebutuhan ibadah,mulai dari peci,baju koko,mukena,hingga sajadah。

Bagaimana模型busana yang paling banyak diburu pembeli,khususnya di Thamrin City,menjelang lebaran tahun ini?

Menurut pengamatan Rappler,di Thamrin City banyak sekali toko yang menjual busana muslimah model syar'i - gamis panjang dengan jilbab yang juga panjang。

Salah satu pojok yang menjual busana model syar'i di Thamrin City。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler.com

Salah satu pojok yang menjual busana model syar'i di Thamrin City。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler.com

Hal ini serupa dengan yang disampaikan Yenti Novira,pemilik toko Dara Collection di lantai Dasar I Thamrin City。

“杨banyak dicari sepertinya sih(模特)syar'i,”tutur Yenti kepada Rappler pada suatu sore di bulan Ramadan。

“Bahannya macam-macam。 Ada yang bahan kaus,ada yang bahan ceruti,ada yang bahan katun,“katanya。

Selain jenis bahan,warna dan motif yang tersedia di Thamrin City juga beragam。 Hal ini disebabkan selera masyarakat yang juga berbeda-beda。

“Kalau di Thamrin City secara umum peminatnya datang dari berbagai daerah,jadi kadang-kadang satu daerah dengan daerah lain berbeda(seleranya),”kata Yenti。

Biasanya,masyarakat perkotaan lebih suka warna淡色丹主题杨simpel。 Sementara warga di daerah tertarik pada baju dengan warna cerah dan motif yang lebih ramai。

Daya beli menurun

Meskipun tahun ini model yang ditawarkan lebih beragam dari tahun-tahun sebelumnya,namun daya beli masyarakat,menurut Yenti,menurun。

“Dua tahun ini memang menurun sangat signifikan,kalau bagi kita yang penjual lama。 Karena kalau dari sisi produktivitas,jumlah barang yang kita produksi itu menurun,jauh bedanya,“tutur Yenti。

Menurutnya,mungkin keadaan ekonomi nasional dan global merupakan penyebab utama dari menurunnya daya beli masyarakat。 Ditambah lagi dengan berbagai musibah yang terjadi di berbagai daerah beberapa tahun belakangan。

“Mungkin juga karena kita(menjual)barang grosir,orang yang datang ke sini dari daerah-daerah,dan kebetulan daerah-daerah kan beberapa tahun belakangan ini banyak musibah,kebanjiran,kebakaran,jadi buat kita pedagang di sini juga pengaruh,”katanya。

Di Thamrin City juga tersedia busana lebaran untuk laki-laki。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler.com

Di Thamrin City juga tersedia busana lebaran untuk laki-laki。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler.com

Selain faktor ekonomi yang melemah,maraknya toko online juga dianggap memengaruhi jumlah masyarakat yang langsung datang membeli ke Thamrin City。 Oleh karena itu banyak pedagang yang mulai mencoba untuk merambah ke dunia maya。

网上商店 juga berpengaruh,kita menuju ke arah sana juga ada,”tutur Yenti。

Thamrin City lebih aman dan nyaman

Berdasarkan pengalaman seorang pelanggan di Thamrin City,Oci​​ Muchtar,pusat perbelanjaan ini dianggap lebih nyaman dan relatif lebih aman daripada di Pasar Tanah Abang yang lebih dulu tenar sebagai pusat grosir tekstil。

“Kalau di Tanah Abang lebih 拥挤 dan masih banyak yang merokok di ruangan yang ber-AC,”kata Oci kepada Rappler dalam kesempatan yang sama。

Tak hanya pakaian,Thamrin City juga menyediakan beragam pilihan aksesoris yang bisa dikenakan di hari raya nanti。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler.com

Tak hanya pakaian,Thamrin City juga menyediakan beragam pilihan aksesoris yang bisa dikenakan di hari raya nanti。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler.com

Selain itu,tata ruang kios-kios di Thamrin City dianggap lebih teratur dan menawarkan lebih banyak pilihan model dan harga。

“Dari yang murah sampai yang mahal ada。 Yang murah biasanya itu barang(buatan)Tasik,dari segi bahan dan ongkos produksi lebih murah。 Dan banyaknya kalau untuk barang Tasik itu ada di lantai 5 dan biasanya hanya buka Senin-Kamis。 Ada juga butik-butik,yang harga 500(ribu)hingga 600(ribu)ada juga di sini,“kata Yenti。

Sudah siap berbelanja baju lebaran? Simak laporan langsung Rappler Indonesia dari Thamrin City lewat video berikut。

-Rappler.com

BACA JUGA: